BUKU TAMU
ISI BUKU TAMU
Main Menu
Home
Visi & Misi Gubernur
ViSi & Misi Dinkes
Forum Diskusi
Info Jamkesmas
Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Prov.Kaltim
Forum Diskusi Kesehatan
BANK DATA
BANK DATA KESEHATAN
LINK RS
RSUD AW.Syahranie Smd
RS Atma Husada Mahakam Smd
RSUD Malinau
LINK WEBSITE
LINK KAB./KOTA
LINK KESEHATAN
LINK UPTD
AKPER PROV. KALTIM
Berita Daerah
Berita Kutai Kartanegara
Berita Balikpapan
Berita Berau
Berita Samarinda
Berita Bontang
Berita Kutai Barat
Berita Nunukan
Berita Malinau
Berita Paser
Berita Bulungan
Berita Penajam Paser Utara
Berita Tarakan
Berita Kutai Timur
LINK INTRANET
INTRANET DINKESKALTIM
Events Calendar
« < March 2010 > »
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
Login Form





Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Related Items
DOCman Category
Rabu, 10 Maret 2010
Home

10 AGENDA PRIORITAS PEMBANGUNAN KALTIM  == 1. Atasi pengangguran, karena di Kaltim jumlah angkatan kerja, dengan jumlah lapangan pekerjaan masih belum seimbang. ==  2. Pembangunan infrastruktur perekonomian, terutama jalan, jembatan dan pelabuhan. Jalan trans Kalimantan perlu segera dituntaskan. Begitu pula pembangunan jalan kabupaten/kota. == 3. Pelaksanaan komitmen untuk mengalokasikan biaya pendidikan sebesar 20 persen (di luar gaji dan kesejahteraan guru), pencanangan wajib belajar 12 tahun serta pendidikan gratis.   == 4 . Penanganan banjir yang melanda Kota Samarinda, Balikpapan, dan kota-kota lainnya, terutama sepanjang Daerah Aliran Sungai Mahakam. ==  5. Pemberdayaan ekonomi rakyat semakin ditingkatkan, terutama memperhatikan pada sektor riil, sektor informal dan UKM. Begitu pula perlunya mengurangi keterbatasan akses permodalan.  == 6. Peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan kesejahteraan PNS / TNI dan Polri. == 7. Penyelesaian krisis energi, mengurangi ketimpangan antara ketersediaan tenaga listrik dengan kebutuhan tenaga listrik. == 8. Kemandirian/kecukupan pangan dalam rangka ketahanan pangan.   == 9. Pembangunan kawasan wilayah perbatasan, kawasan pedalaman dan daerah terpencil. Satu hal yang perlu terobosan khusus, mengingat tingkat kemajuan yang dicapai pada saat ini relatif lambat. == 10. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dengan memperbaiki iklim investasi.           
PENETAPAN HARGA ECERAN TERTINGGI OBAT GENERIK
Senin, 08 Pebruari 2010
Pabrik Obat dan/atau Pedagang Besar Farmasi (PBF) dalam menyalurkan Obat Generik kepada Pemerintah, Rumah Sakit, Apotek dan Sarana Pelayanan Kesehatan lainnya harus menggunakan Harga Neto Apotek (HNA) plus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagai harga patokan tertinggi. Tetapi dalam rangka menjamin ketersediaan dan pemerataan obat generik, pabrik obat dan/atau PBF dapat menambahkan biaya distribusi  maksimum sebesar 5% untuk Regional I-II, 10% untuk Regional III dan 20% untuk Regional IV.
 
Selengkapnya...
 
KEPESERTAAN JAMKESMAS DIPERLUAS
Senin, 08 Pebruari 2010
Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) atau program jaminan pelayanan kesehatan secara gratis bagi penduduk miskin dan kurang mampu di Puskesmas maupun rumah sakit dilanjutkan. Bahkan kepesertaan Jamkesmas sebagai salah satu unggulan program 100 hari diperluas terhadap tiga kelompok sasaran baru yaitu orang miskin baru akibat tertimpa musibah bencana,  orang miskin penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan di Rumah Tahanan (Rutan), orang-orang tua miskin yang tinggal di Panti Sosial, anak terlantar dan anak-anak yatim piatu yang tinggal di panti-panti asuhan.
Selengkapnya...
 
HARI KESEHATAN DUNIA 2010 - 1000 CITIES 1000 LIVES
Kamis, 04 Pebruari 2010
ImageLebih dari 3 juta jiwa penduduk di dunia hidup di wilayah perkotaan. Di tahun 2007 untuk pertama kali dalam sejarah, laju pertambahan populasi penduduk hidup di perkotaan telah melampaui 50%, dan proporsi ini akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang. Diproyeksikan pada tahun 2030, 6 dari 10 orang akan menjadi penghuni daerah perkotaan dan akan meningkat menjadi 7 dari 10 orang di tahun 2050. Di Indonesia, tahun 2009, lebih dari 43 persen penduduk Indonesia tinggal di wilayah perkotaan, dan menurut prediksi pada tahun 2025 lebih dari 60 persen populasi akan tinggal di pusat kota. Sebagai akibatnya, pemerintah kota menghadapi tantangan besar; keberhasilan menghadapi tantangan itu sangatlah penting bagi kelangsungan Indonesia, dan juga pertumbuhan ekonomi serta pengurangan kemiskinan. Di tahun 1999, dua dari lima kota di Indonesia termasuk miskin; dalam dekade berikutnya, urbanisasi akan membawa masyarakat menuju daerah kumuh di kota (tahun 1999, sumber World Bank 2002). Laju urbanisasi tidak terhindarkan lagi dan telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan kita sekarang ini.
Selengkapnya...
 
Ibu Selamat, Bayi Sehat, Suami Siaga
Kamis, 04 Pebruari 2010
Kematian dan kesakitan ibu hamil, bersalin dan nifas masih merupakan masalah besar negara berkembang termasuk Indonesia. Di negara miskin, sekitar 25-50% kematian wanita usia subur disebabkan oleh masalah yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan, dan nifas. WHO memperkirakan diseluruh dunia setiap tahunnya lebih dari 585.000 meninggal saat hamil atau bersalin.
Selengkapnya...
 
Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi Perlu Kerja Keras
Kamis, 04 Pebruari 2010
Untuk mencapai sasaran Millenium Development Goals (MDGs) yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup (KH)  dan Angka Kematian Bayi (AKB)  menjadi 23 per 1.000 KH pada tahun 2015, perlu upaya percepatan yang lebih besar dan kerja keras karena kondisi saat ini, AKI 307 per 100.000 KH dan AKB 34 per 1.000 KH.
Selengkapnya...
 
Pelantikan Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kaltim
Rabu, 27 Januari 2010

ImageDalam rangka mutasi  pejabat eselon 2 di lingkungan Pemprov Kaltim , salah satunya  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur  yang ditinggalkan H. Sutarnyoto, SKM, MSi (karena menjadi Asisten Sekprov Bidang Kesejahteraan Rakyat). Dr. M. Syafak Hanung, Sp.A yang sebelumnya Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan  dipercaya memimpin Diskes Kaltim. Posisinya di RSKD digantikan Rachim Dinata, yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir RSKD, yang pelantikannya dilakukan oleh  Gubernur Kalimantan Timur pada tanggal 26 Januari 2010.

 
PEMERINTAH MELAKUKAN REVITALISASI PENGGUNAAN OBAT GENERIK
Rabu, 20 Januari 2010
Obat merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan upaya kesehatan. Sebagian besar intervensi medik menggunakan obat, oleh karena itu akses masyarakat terhadap obat harus diperluas mencakup ketersediaan jenis maupun jumlahnya. Selain itu, perlu diperhatikan pula jaminan terhadap keamanan, khasiat, dan mutu obat serta penyebaran yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. Untuk menggalakkan kembali penggunaan obat generik di sarana pelayanan kesehatan utamanya milik Pemerintah, dilakukan langkah-langkah strategis.
 
PERMENKES NO: HK.02.02/MENKES/068/2010 tentang : Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat 
Selengkapnya...
 
Bahaya Lemak di Pinggang Kurang Disadari
Sabtu, 09 Januari 2010
Kegemukan di perut atau pinggang merupakan salah satu dari tanda sindrom metabolik. Apabila sindrom metabolik tidak tertangani, penderita dapat terserang diabetes tipe 2 serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Sayangnya, bahaya kegemukan di pinggang ini kurang disadari masyarakat.
Selengkapnya...
 
Gizi Anak, Kuncinya Kepedulian Orangtua
Sabtu, 09 Januari 2010
"Ayo ibu-ibu! Jangan tidur-tiduran saja di rumah. Tanam sayur-sayuran di kebun. Pisang setandan jangan dimakan sendiri ya,” begitu seruan Katherine Mera, kader posyandu dari Kecamatan Lasiola, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, yang memancing tawa dan tepuk tangan puluhan orang.
Selengkapnya...
 
Posyandu Memberikan Kontribusi Besar dalam Pencapaian Cakupan Imunisasi
Jumat, 08 Januari 2010
eberadaan Posyandu sangat mendukung dan mempunyai kontribusi yang besar dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional. Sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif, keberadaan Posyandu juga memberikan kontribusi yang besar dalam pencapaian cakupan imunisasi.
Selengkapnya...
 
Rokok Membunuh Lima Juta Orang Setiap Tahun
Jumat, 01 Januari 2010
Tembakau/rokok membunuh separuh dari masa hidup perokok dan separuh perokok mati pada usia 35 – 69 tahun. Data epidemi tembakau di dunia menjunjukkan tembakau membunuh lebih dari lima juta orang setiap tahunnya. Jika hal ini berlanjut terus, pada tahun 2020 diperkirakan terjadi sepuluh juta kematian dengan 70 persen terjadi di negara sedang berkembang.
Selengkapnya...
 
Tantangan Pembangunan Kesehatan 5 Tahun ke Depan Semakin Berat
Jumat, 01 Januari 2010
Pembangunan kesehatan telah menunjukkan keberhasilan yang cukup menggembirakan. Namun, 5 tahun ke depan (2010-2014) tantangan akan semakin berat, terutama mencapai dua sasaran besar yaitu, pencapaian MDGs dan jaminan kesehatan semesta atau universal coverage.
Selengkapnya...
 
Kartu Menuju Sehat Model Baru Diluncurkan
Jumat, 01 Januari 2010
Masa balita terutama pada usia dua tahun pertama merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Masa ini tidak terulang sehingga disebut window of opportunity untuk menciptakan anak sehat dan cerdas. Intervensi kesehatan dan gizi harus diberikan secara optimal pada periode ini untuk menjamin kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak.
Selengkapnya...
 
PERTEMUAN IMPLEMENTASI SISTEM PELAPORAN NARKOIKA & PSIKOTROPIKA KAB/KOTA SE-KALTIM
Kamis, 10 Desember 2009
Dalam rangka Implemntasi Pelaporan Narkotika & psikotropika  di kabupaten/kota,maka diadakan pertemuan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur dalam Impelementasi Sistem Pelaporan Narkotika & Psiktropika (SIPNAP) dalam bentuk software yang diadakan di Provinsi Kalimantan dari tanggal 9 sd/11 Desember 2009 bertempat di Hotel Grand Sawit Samarinda yang dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan yang wakilkan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya menyatakan 
Selengkapnya...
 
PERINGATAN HKN KE-45 DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Kamis, 12 November 2009

ImageDalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 45 Tahun 2009  dengan tema "Lingkungan Sehat Rakyat Sehat", dilaksanakan upacara peringatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Nopember 2009 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Timur dengan Inspektur Upacara oleh  Asisten III Setprov. Kaltim Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) H. Sutarnyoto, SKM, MSi yang sekaligus membacakan Pidato Menteri Kesehatan RI. Dalam Pidatonya, mengingatkan untuk dapat lebih mengarah pada peningkatan kualitas lingkungan dalam pencapaian sasaran pembangunan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas bangsa secara  keseluruhan.

Selengkapnya...
 
PERINGATAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-45
Jumat, 06 November 2009

Tema HKN ke-45 tahun 2009 adalah “LINGKUNGAN SEHAT RAKYAT SEHAT”. Tema ini sejalan dengan semangat kita untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang didukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui upaya pemantapan Desa Siaga di seluruh Indonesia sebagaimana tercermin dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kesehatan (RPJP-K) tahun 2005-2025.

Makna logo:

1.  Gambaran beberapa individu dalam berbagai corak warna menunjukkan dimanapun manusia Indonesia hidup dalam lingkungan yang sehat penuh keceriaan, kebugaran dan vitalitas.

2.   Bulatan biru melambangkan lingkungan kediaman/tempat kehidupan yang segar, bersih, bebas polusi dan sehat didukung dengan ketersediaan air bersih.

3. Gambar daun hijau menunjukkan keseimbangan eko-sistem lingkungan yang melambangkan pertumbuhan  dan kepedulian akan sumber oksigen kehidupan untuk mencapai status kesehatan yang berkualitas.

 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 19 dari 195
STATISTIK PENGUNJUNG
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini151
mod_vvisit_counterKemarin376
mod_vvisit_counterMinggu Ini855
mod_vvisit_counterBulan Ini2969
mod_vvisit_counterKeseluruhan144397
Aplikasi Online
Sistim Informasi Bencana
SIPNAP
SIM Jamkesmas (baru)
SPM ONLINE
Pelayanan Informasi Obat
Pedoman
Buku Konsil Kedokteran Indonesia
Pedoman Pengobatan Dasar
Pedoman TB
Daftar Obat Esensial Nasional
JUKNIS DAK 2009
Pharmaceutical Care
Manual P2M
RISKESDAS 2007 KALTIM
RISKESDAS 2007 Nasional
SKN 2009 (New)
RPJPK 2005-2025
Peraturan Bid. Kesehatan
Permenkes 741 (SPM)
Permenkes 512 (Praktek)
Permenkes 267
Materi Pertemuan
Materi Pertemuan
Info Kesehatan
Info Kesehatan
Sekilas Informasi
10 PRINSIF TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK                            1. PARTISIPASI  MENDORONG SETIAP WARGA UNTUK MEMPERGUNAKAN HAK DALAM MENYAMPAIKAN PENDAPAT DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN, YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASYARAKAT BAIK SECARA LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG.  2. PENEGAKKAN HUKUM MEWUJUDKAN ADANYA PENEGAKKAN HUKUM YANG ADIL BAGI SEMUA PIHAK TANPA PENGECUALIAN, MENJUNJUNG TINGGI HAM DAN MEMPERHATIKAN NILAI - NILAI YANG HIDUP DALAM MASAYARAKAT 3. TRANSPARANSI MENCIPTAKAN KEPERCAYAAN TIMBAL BALIK ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKAT MELALUI PENYEDL4AN INFORMASI DAN MENJAMIN KEMUDAHAN DI DALAM MEMPEROLEH INFORMASI YANG AKURAT DAN MEMADAI 4. KESETARAAN MEMBERI PELUANG YANG SAMA BAGI SETIAP ANGGOTA MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAANNYA 5. DAYA TANGKAP MENINGKATKAN KEPEKAAN PARA PENYELENGGARA PEMERINTAH TERHADAP ASPIRASI MASYARAKAT TANPA TERKECUALI 6. WAWASAN KE DEPAN MEMBANGUN DAERAH BERDASARKAN VISI DAN STRATEGI YANG JELAS DAN MENGIKUTSERTAKAN WARGA DALAM SELURUH PROSES PEMBANGUNAN, SEHINGGA WARGA MERASA MEMILIKI DAN IKUT BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KEMAJUAN DAERAHNYA 7. AKUNTABILITAS MENINGKATKAN AKUNTABILITAS PARA PENGAMBIL KEPUTUSAN DALAM SEGALA BIDANG YANG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASYARAKAT 8. PENGAWASAN MENINGKATKAN DAYA PENGAWASAN TERHADAP PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAN PEMBANGUNAN DENGAN MENGUSAHAKAN KETERLIBATAN SWASTA DAN MASYARAKAT LUAS 9. EFISIANSI DAN EFEKTIFITAS MENJAMIN TERSELENGGARANYA PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER DAYA YANG TERSEDIA SECARA OPTIMAL DAN BERTANGGUNGJAWAB 10. PROFESIONALISME MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN MORAL PENYELENGGARA PEMERINTAHAN AGAR MAMPU MEMBERI PELAYANAN YANG MUDAH, CEPAT, TEPAT DENGAN BIAYA YANG TERJANGKAU




GALERI PHOTO
KONTAK PEMBACA
Nama:

Pesan:

Polls
Bagaimana Tampilan Website Ini
 
Siapa Yang Online
Saat ini ada 4 tamu online
: Home :: Visi & Misi Gubernur :: ViSi & Misi Dinkes :: Forum Diskusi :: Info Jamkesmas :: Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Prov.Kaltim :: Forum Diskusi Kesehatan :
Advertisement